Kamis, 21 Mei 2009

PERAYAAN EKARISTI HARI RAYA KENAIKAN TUHAN

Perayaan ekaristi Hari Raya Kenaikan Tuhan, 21 Mei 2009 diadakan pada pagi hari jam 08.00 Wita dan sore jam 18.00 Wita.
Pada perayaan ekaristi pagi, romo Lioe Fut Khin,MSF dalam homilinya memulai dengan penekanan kalimat “Berusahalah memelihara kesatuan roh oleh ikatan damai sejahtera: satu tubuh dan satu roh, sebagaiman kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Allah dan Bapa dari semua dan di dalam semua.” Gereja disebut sebagai tubuh Kristus dan Kristus adalah kepala gereja-Nya. Oleh karena itu bila kepalanya naik ke surga, maka tubuh-Nya pun ikut naik. Dengan demikian ada jaminan bagi kita untuk masuk surga.
Sekarang yang menjadi pertanyaan, apakah kita adalah anggota tubuh Kristus?
Sebagai anggota kita harus memiliki satu tubuh dan satu roh. Mulai besok akan diadakan novena Roh Kudus yang merupakan karunia terbesar bagi kita. Roh Kudus harus nampak dalam kesatuan dengan kepala dan semua anggota.

1. Persatuan dengan kepala
Kepala memberikan kehidupan pada tubuh. Kepala memberi terang, memimpin dan menuntun orang pada jalan yang benar. Kepala juga mengatur agar tubuh dapat bekerja dengan baik. Bahkan kepala juga melayani dan memberi perhatian pada anggota tubuh yang paling hina dan lemah.

2.Persatuan dengan semua anggota
Dalam 1 Korintus 12:12 dinyatakan “Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.” Kristus dan gereja adalah 2 istilah yang bisa diputarbalikkan. Sebagai anggota Tubuh Kristus, salah satu anggota tidak dapat menonjolkan diri, semua harus saling mendukung. Dalam kehidupan di paroki, terdapat banyak komunitas kategorial dan teritorial. Kalau semua berasal dari satu roh, seharusnya tidak ada pertentangan. Yang membuat terjadinya pertentangan adalah roh yang lain seperti roh kesombongan, egois, mau mencari nama, dsb.

Perintah Yesus sebelum naik ke surga adalah kita harus memberitakan Injil. Tidak perlu ke seluruh dunia, tapi kita diutus ke dunia tempat kita sekarang ini.
Marilah kita mohon pada Tuhan dalam doa novena, kita berharap agar hidup kita memiliki Roh Kudus. Kalau kita memiliki roh ini, yang lain tidak berarti apa-apa karena kita telah memiliki yang terbaik. (smr)

Tidak ada komentar: